Skip to main content

Suara dari Tangkeno

sumber: behance.net

1/
pada teluk Buton—angin berkelabat
memecah keheningan dan kesejukan
cicit burung menemani merangkai malam kita hingga pagi tandang
kau memandangi Watu Sangia sambil menyeka air matamu
membayangkan keangkuhan kota yang terlalu sibuk dengan kelakar
semakin mengakar
kata-kata kasar bertebaran 
digerus ombak dan siut angin 
diterbangkan hingga jauh
2/
di kaki Watu Sangia
anak-anak Tangkeno bercengkrama tanpa beban apa-apa
tanpa bertanya;
agamamu apa
kau timur atau barat
selatan atau utara
3/
sesekali mereka memainkan Lolu Alu sambil menggoyangkan sebilah bambu di tangannya yang suci
tidak ada raut kepedihan di wajahnya
ia berbahagia
berbahagia
4/
di negeri awan yang gulita
keramahan ialah teman paling berharga—selain kesepian itu, katamu
ia menerangi asal dan memerangi perbedaan
5/
ketamakan kedinginan ditiup angin Kabaena
menusuk tulang yang tualang ke negeri tenggara
6/
pada alun tubuh yang membentang luas
kami berpelukan
merayakan kedinginan
melepaskan kedengkian
menerawang angan-angan
7/
sungguh—cinta  kami begitu hidup
tanpa sekat apa-apa

Comments

Popular posts from this blog

Non Tunai di Dompetmu

sumber:  marketing.co.id Uang merupakan hal yang dibutuhkan oleh siapapun di dunia ini. Pasalnya, uang telah menjadi alat pembayaran yang digunakan untuk mendapatkan suatu barang melalui kegiatan jual beli. Karena itulah peran uang sebagai alat pembayaran sangat penting. Uang sebagai alat pembayaran tunai masih banyak digunakan. Namun, adanya jenis alat pembayaran non tunai bisa menggeser posisi uang tunai sebagai alat pembayaran. Fungsi uang   sebagai alat pembayaran memang tidak tergantikan karena uang merupakan satu-satunya alat pembayaran yang diakui di seluruh dunia. Namun, penggunaan uang sebagai alat pembayaran tunai terkadang menimbulkan masalah, karena uang tunai yang banyak dapat menarik seseorang untuk terlibat dalam kejahatan seperti kasus pencurian uang. Selain itu, uang tunai yang banyak juga merepotkan jika dibawa kemana-mana dalam bentuk uang tunai dan bisa memancing tindak kejahatan. Masalah ini m...

Membalas Sajak Nguyen Van Dinh

sumber:  jypg.net “ Humanity is not a theory but an action.  Indonesian people have done to us Vietnamese refugees”. Nguyen Van Dinh Nguyen jatuh berderai menjadi laut, menjadi sungai menjadi manusia layar menembus lipatan ombak, cuaca kelam, terik beriak di laut china selatan. Ia melaju jauh waktu berlayar tegang  waktu itu genderang perang ditabuh di seluruh pantai  jangkar dilemparkan dibuntuti resah, prahara  kecemasan yang membara. waktu itu laut kejam menumbangkan seorang anak kecil wanita tua, pemuda lapar, orang-orang hiper Nguyen penuh harap pada sisa nafas tidak ada lagi batas teritorial negara  ia dilenyapkan jarak antar benua, samudera, garis khatulistiwa menggelayut dengan denting jam dinding berpaut dengan maut. perahu melaju menuju galang menjadi rumah kedatangan orang Vietnam   Nguyen tinggal diam membatu di belantara karang  dengan perahu, gelas berisi teh panas, semangko...

Animal Farm; Alegori Menohok Perihal Kuasa dan Manipulasi

  Animal Farm karya George Orwell adalah novel alegoris klasik yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1945. Buku ini merupakan komentar terhadap Uni Soviet dan bahaya komunisme. Ceritanya mengisahkan sekelompok hewan peternakan yang memberontak melawan pemilik manusia mereka dan mendirikan masyarakat mereka sendiri, berdasarkan prinsip kesetaraan dan kepemilikan bersama. Namun, seiring berjalannya waktu, babi-babi yang mengambil peran kepemimpinan menjadi korup dan menindas hewan-hewan lainnya, melanggar prinsip-prinsip yang mereka buat sendiri. Mereka bahkan mulai bersekongkol dengan manusia, yang awalnya mereka tolak sebagai musuh. Orwell menggunakan hewan sebagai metafora untuk menggambarkan kekuasaan dan korupsi dalam politik yang dilakukan manusia. Novel ini tidak hanya bercerita tentang Uni Soviet, tetapi juga mewakili fenomena politik yang terjadi di seluruh dunia. Meskipun ditulis lebih dari 77 tahun yang lalu, pesan yang disampaikan dari "Animal Farm" tetap rel...